Posts

Exclusive Offer – Reinvestasi Pencairan Obligasi FR0040 dapat Cashback s.d. Rp1.500.000

Image
Cara dapat Cashback: Hanya berlaku khusus untuk Investor PT Ajaib Sekuritas Asia yang akan menerima pencairan Obligasi FR0040 pada tanggal 15 September 2025.  Investor melakukan pembelian obligasi atau reksa dana apa saja pada tanggal 16 sampai dengan 22 September 2025 sesuai dengan tingkatan sebagai berikut: Minimal Investasi Cashback Kuota Rp50.000.000 0.10% – Maksimal Rp50.000 100 Rp200.000.000 0.25% – Maksimal Rp500.000 10 Rp300.000.000 0.50% – Maksimal Rp1.500.000 5 Cashback berlaku untuk 1 (satu) transaksi per 1 (satu) Investor. Apabila Investor melakukan transaksi di Obligasi FR dan reksa dana, maka cashback akan diberlakukan pada transaksi dengan nilai tertinggi. Contoh: A membeli Obligasi PBS032 senilai Rp500.000.000 dan membeli Reksa Dana HPAM Tactical Equity senilai Rp100.000.000, maka A akan mendapatkan cashback 0.50%, maksimal Rp1.500.000.  Tier pemenang dan pemenuhan kuota ditentukan berdasarkan tanggal pembelian reksa dana ...

Bedah Saham BBCA: Bisnis, Prospek & Kinerja!

Image
Tertarik untuk berinvestasi saham, tapi bingung mau mulai dari mana? Kamu mungkin sudah sering mendengar nama saham BBCA disebut sebagai primadona di pasar modal Indonesia tapi apa sebenarnya alasan di balik popularitasnya? Artikel ini akan membedah secara lengkap apa itu saham BBCA, bagaimana bisnisnya, prospeknya ke depan, dan kinerjanya selama ini. Mari kita kupas tuntas saham BBCA ini agar kamu bisa lebih yakin sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Mengenal Saham BBCA Sebelum membahas sahamnya, kita perlu kenalan dulu dengan perusahaan di baliknya: PT Bank Central Asia Tbk atau yang lebih dikenal dengan BCA . Didirikan pada tahun 1957, BCA kini menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, bahkan bisa dibilang menjadi bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia. Kehadiran BCA sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Mulai dari transaksi di ATM, mobile banking, hingga QRIS, layanan BCA hampir selalu ada di mana-mana. Jaringan yang luas, layanan yang a...

8 Saham Keluar dari Pemantauan Khusus Diumumkan BEI Besok, Apa Saja?

Image
Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan pencabutan status Pemantauan Khusus untuk delapan saham emiten. Keputusan ini mulai berlaku efektif pada Jumat, 29 Agustus 2025. Dengan dicabutnya status ini, kedelapan saham tersebut kembali tercatat di papan pencatatan reguler. Pencabutan status ini menjadi kabar baik bagi para emiten yang sebelumnya berada dalam pengawasan ketat BEI. Beberapa kriteria yang membuat saham masuk dalam daftar Pemantauan Khusus antara lain adalah harga saham yang rendah (di bawah Rp51), likuiditas yang sangat rendah, masalah pada laporan keuangan, hingga ekuitas yang negatif. Berikut adalah delapan emiten yang sahamnya telah dicabut dari Pemantauan Khusus: PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) PT Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. (HOPE) PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) PT Ginting Jaya Energi Tbk. (WOWS) PT Duta Pertiwi Tbk. (DUTI) PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) Dengan perubah...

Strategi Investasi di Saham BBRI: Cocokkah untuk Jangka Panjang?

Image
Berinvestasi di pasar modal bisa jadi pilihan menarik untuk mengembangkan aset, tapi seringkali membingungkan, terutama bagi investor pemula. Salah satu saham yang sering jadi incaran adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau yang lebih dikenal dengan kode BBRI . Pertanyaannya, apakah saham BBRI cocok untuk strategi investasi jangka panjang? Mari kita kupas tuntas potensinya dan bagaimana cara memanfaatkannya. Mengapa Saham BBRI Populer di Kalangan Investor? Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BBRI memiliki posisi yang sangat kuat di pasar. Keunggulannya tidak hanya terletak pada aset yang besar, tetapi juga pada jangkauannya yang luas, terutama di segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ). Ini membuat kinerja perusahaan cenderung stabil dan kurang rentan terhadap gejolak ekonomi yang besar. Selain itu, BBRI sering dianggap sebagai “saham blue chip ” atau saham unggulan. Istilah blue chip ini merujuk pada saham perusahaan besar, mapan, dan memilik...

Kinerja Keuangan BBRI: Analisis Laporan Bank BRI Terbaru

Image
Memahami kinerja keuangan BBRI menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di sektor perbankan. Artikel ini akan mengulas laporan keuangan terbaru Bank BRI secara menyeluruh, mulai dari data utama, tren pertumbuhan, hingga analisis fundamentalnya. Kita akan melihat data kunci dan mengidentifikasi tren yang ada. Dengan memahami kinerja BBRI terbaru, kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih cerdas, baik sebagai investor pemula maupun jangka panjang di Ajaib. Kinerja Keuangan BBRI Terbaru: Apakah Menunjukkan Tren Positif? Laporan keuangan BBRI menunjukkan tren yang sangat positif. Laba bersih perusahaan terus tumbuh dari tahun ke tahun. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi kredit yang berhasil. Rasio profitabilitas seperti ROA (Return on Asset) dan ROE (Return on Equity) juga berada di tingkat yang sehat. Ini menunjukkan efisiensi operasional Bank BRI yang kuat. Kinerja ini membuktikan BBRI mampu menghadapi tantangan ekonomi. Kamu bisa lihat laporan keuang...

DCA vs Lump Sum: Analisis Mendalam untuk Saham BBRI

Image
Memulai investasi di pasar saham seringkali memunculkan pertanyaan: kapan waktu terbaik untuk membeli? Dua strategi paling populer untuk menjawab pertanyaan ini adalah DCA (Dollar-Cost Averaging) dan Lump Sum . Keduanya memiliki cara kerja yang berbeda, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Artikel ini akan mengupas tuntas kedua pendekatan tersebut, termasuk contoh penerapan strategi DCA pada saham BBRI . Apa itu Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA)? Strategi DCA adalah metode investasi yang dilakukan secara berkala. Anda menginvestasikan jumlah uang yang tetap secara rutin, misalnya setiap bulan. Anda tidak memedulikan harga saham saat itu. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan harga beli rata-rata yang optimal. Bagaimana Strategi Ini Bekerja? Bayangkan Anda memiliki Rp 1 juta setiap bulan untuk berinvestasi. Dengan DCA, Anda akan membeli saham BBRI dengan nominal itu setiap bulannya. Saat harga saham BBRI turun, uang Anda akan membeli lebih banyak saham. Sebalikn...

Saham Konglomerat Angkat IHSG ke Zona Hijau

Image
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada akhir sesi perdagangan hari ini. Indeks menguat sebesar 0,30%, didorong oleh aksi beli investor pada saham-saham emiten grup konglomerasi. Kenaikan ini menunjukkan bahwa saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya yang terafiliasi dengan konglomerat, menjadi penopang utama pergerakan indeks. Sentimen positif pada saham-saham tersebut berhasil menjaga IHSG dari tekanan jual dan membawanya bertahan di teritori positif hingga penutupan pasar. Penguatan ini menandakan optimisme pasar yang masih terjaga di tengah berbagai sentimen ekonomi global dan domestik. Google Play App Store ihsg , Saham Sumber: IHSG Menguat 0,30% Dikerek Saham-Saham Emiten Konglo , dengan perubahan seperlunya. The post Saham Konglomerat Angkat IHSG ke Zona Hijau first appeared on Ajaib . source https://ajaib.co.id/ihsg-menguat-saham-konglomerat/